MAXLONGEquity IntelligencePDF riset ↗

Hospitality Research · July 2026

PT Eastparc Hotel Tbk · IDX: EAST

Laba Melaju,
Kas Menyusut.

Efisiensi mengangkat margin saat pendapatan nyaris datar. Dividen agresif, pinjaman pihak berelasi, dan kas yang menipis menguji kualitas diskonnya.

Data cut-off 18 Juli 2026 · Harga pasar 17 Juli 2026

HargaRp90
Fair valueRp90
RangeRp65–110
RisikoTinggi
Fasad Eastparc Hotel Yogyakarta saat senja
01

Single asset · 192 rooms · Sleman, Yogyakarta

Hotel yang baik.
Saham yang belum memberi ruang salah.

Harga Rp90 sudah mencerminkan base case. Potensi bull tetap ada, tetapi belum seimbang dengan risiko tata kelola dan likuiditas.

01 · Operasi+19,5%

Laba operasi tumbuh jauh di atas revenue.

Revenue H1 hanya naik 1,0%, tetapi efisiensi mendorong laba operasi dan Q2 tetap kuat tanpa keuntungan aset digital.

02 · Kas2,68×

Dividen melampaui kemampuan FCF.

Kas turun ke Rp9,1 miliar setelah pembayaran dividen Rp38,8 miliar. Net cash tersisa Rp3,6 miliar.

03 · Valuasi0,81×

Diskon buku tidak datang gratis.

Surplus revaluasi membentuk 45,6% ekuitas, sementara risiko satu aset dan saham illiquid membatasi multiple.

Untuk pemegangPertahankan secara selektif.

Pantau kas, pinjaman pihak berelasi, dan disiplin dividen—bukan hanya headline laba.

Untuk calon investorTunggu ruang salah.

Targetkan diskon 15–20% dari base value atau bukti okupansi, ADR, dan cash rebuild.

Upgrade thesisKas pulih + governance membaik.

Piutang pengendali lunas, proyek on-budget, revenue kembali tumbuh, dan margin bertahan.

Satu hotel.
Tiga mesin pendapatan.

Kamar menjadi jangkar. F&B menangkap wallet share, sedangkan atraksi keluarga memperkuat alasan menginap dan direct booking.

Panorama fasad Eastparc Hotel Yogyakarta
192Kamar
20Meeting rooms
29Atraksi keluarga

Hotel bintang lima bertema taman di Sleman. Diversifikasi pengalaman memperkuat produk, tetapi bukan diversifikasi aset.

69,9%

Rooms

Pricing × occupancy. Room revenue H1 turun 1,9% YoY.

24,3%

Food & beverage

Tumbuh 7,5% H1; menangkap belanja tamu, event, dan MICE.

5,8%

Other

Atraksi menjadi demand enabler, bukan segmen pelaporan terpisah.

Margin pulih.
Volume belum.

Q2 standalone mengonfirmasi efisiensi operasi. Tantangan H2 adalah membuktikan pertumbuhan revenue tanpa hanya mengandalkan pricing dan biaya.

MetricH1 2026H1 YoYQ2 YoY
RevenueRp44,78 miliar+1,0%−2,7%
Operating profitRp19,50 miliar+19,5%+14,0%
Net incomeRp16,96 miliar+34,3%+14,8%
Free cash flowRp14,49 miliar−10,7%n/a

Bukan hotelnya.
Kasnya.

Leverage hari ini rendah. Namun dividen di atas FCF dan pinjaman tanpa bunga kepada pengendali memperkecil pilihan saat demand melemah.

Kas awal27,1Rp miliar
CFO+18,3operating cash
Capex−3,8investasi aset
Dividen−38,82,68× FCF
Kas akhir9,1Rp miliar
Net cashRp3,6 miliar

Buffer masih positif, tetapi tipis.

Current ratio1,19×

Naik dari 0,92× pada Desember 2025.

Bank debtRp5,0 miliar

Bunga mengambang 9,5%, dijamin aset hotel.

Related-party loanRp1,8 miliar

Tanpa bunga, tanpa jaminan, di luar kegiatan normal.

Harga Rp90 adalah
base case, bukan bargain.

Gabungan 70% P/E dan 30% P/B memberi rentang lebar. Illiquidity, revaluasi aset, dan governance membatasi multiple.

Base fair valueRp900,0% vs Rp90
FY26 revenueRp94 miliar
EBITDA margin49%
Net incomeRp31 miliar
Earnings anchor11,5× P/E

Margin bertahan, tetapi kas tetap tipis dan harga sudah mencerminkan nilai wajar.

Rp65BearRp90Base / priceRp110Bull

Margin tinggi tidak
menghapus risiko.

Risiko terbesar bukan leverage saat ini, melainkan pola alokasi kas yang dapat mengikis margin of safety sebelum siklus melemah.

01

Capital allocation

Dividen 2,68× FCF dan piutang pihak berelasi mengikis pilihan saat demand melemah.

02

Single-asset demand

Seluruh ekonomi bergantung pada satu hotel dan satu lokasi di Sleman.

03

Project execution

Target penyelesaian construction-in-progress bergeser dari 2026 ke 2027.

04

Likuiditas saham

Rata-rata nilai transaksi sekitar Rp74 juta per hari membatasi kecepatan keluar.

05

Asset & reputation

Gangguan aset, review, atau biaya perawatan langsung mengenai seluruh ekuitas.

06

Disclosure

ADR, RevPAR, okupansi 2026, dan biaya proyek per fasilitas belum dibuka lengkap.

What bull needsRevenue >Rp100 miliar

Operating margin ≥47%, net cash >Rp10 miliar, piutang pengendali lunas, dan proyek on-budget.

Thesis breakersKas kembali dikuras

Dividen atau loan baru saat net cash tipis, margin <37%, room revenue tetap turun, atau proyek kembali tertunda.

Final verdict

Hold / Wait

Rp90Base fair value · risiko tinggi

Decision framework

Operasi memberi bukti. Harga belum memberi diskon.

EAST mampu mengubah pertumbuhan revenue 1,0% menjadi pertumbuhan laba operasi 19,5%. Namun kas turun tajam setelah dividen, sementara satu hotel, proyek yang bergeser, dan saham illiquid membuat harga Rp90 belum menyediakan ruang salah.

Riset independen berbasis informasi publik dan estimasi analis. Bukan penawaran, ajakan, atau rekomendasi personal. Investor wajib menilai tujuan, horizon, likuiditas, dan toleransi risikonya sendiri.