Diskon memberi ruang.
- P/B 0,47× mencerminkan ROE jangka panjang yang rendah.
- NPL turun ke 2,99%; coverage naik menjadi 121,7%.
- Portofolio pensiun Rp19,9T ber-yield rata-rata 13,7%.
- Skala KPR dan developer membentuk origination moat.
Strategic Research · Indonesia Banks · July 2026
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk · IDX: BBTN
Diskon 0,47× book menawarkan ruang rerating—hanya bila pendanaan, margin, dan kualitas kredit bergerak bersama.
Data cut-off 18 Juli 2026 · Harga 17 Juli 2026

Executive view
Investment thesis
Earnings quality
Profit bridge · 1H26 unaudited
Headline +40,8% tidak boleh dibaca tanpa melihat sumbernya: provisi yang jauh lebih rendah menutup pelemahan pendapatan inti.
CoC 0,7% berada di bawah guidance 1,0–1,2%. Jika normalisasi terjadi sebelum NIM dan PPOP pulih, pertumbuhan laba semester kedua dapat berbalik cepat.
Balance-sheet engine
Mortgage · funding · optionality
Skala perumahan menciptakan distribusi. Tetapi aset jangka panjang tidak akan menciptakan nilai bila didanai dengan deposito mahal.
Membeli yield sekaligus membeli pekerjaan integrasi. Nilai tercipta hanya bila seasoning, funding, dan cross-sell memenuhi tesis.
Valuation lab
Justified P/B · residual income
Nilai dasar membutuhkan normalisasi PPOP dan LAR—bukan sekadar biaya provisi yang sedang rendah.
NIM 3,6–3,8%; CoC sekitar 1,1%; laba 2026E Rp4,5–4,8T; EPS 2027E sekitar Rp360.
Risk & proof
What can break the thesis
Investor tidak perlu menunggu narasi lima tahun. Delapan indikator kuartalan cukup untuk menguji tesis.
LDR >98%; CASA <48%
CoC >1,3%; PPOP tetap negatif
DPD atau attrition meningkat
Kuota atau spread kebijakan turun
Turnover mengganggu continuity
NPF coverage kembali <85%
Final verdict
Decision framework
BBTN adalah opsi rerating berisiko tinggi. Valuasi memberi bantalan; kualitas laba dan pendanaan menentukan apakah bantalan berubah menjadi return.
PPOP tumbuh, NIM mendekati 4,0%, LAR <17%, CASA >51%, dan integrasi menaikkan ROE.
CoC >1,3%, LAR >20%, margin turun, atau transaksi menekan likuiditas dan modal.
Riset independen berbasis informasi publik dan estimasi analis. Bukan penawaran, ajakan, atau rekomendasi personal. Investor wajib menilai tujuan, horizon, likuiditas, dan toleransi risikonya sendiri.